MUSIM BERBUNGA DAN BERBUAH JENIS-JENIS TANAMAN KOLEKSI SUKU ANNONACEAE DI KEBUN RAYA BOGOR

Tri Handayani Viewed 810 times, Downloaded 282 times

Abstract


Anggota suku Annonaceae mempunyai potensi sebagai tanaman hias, tanaman pinggir jalan, bahan kosmetik dan parfum, obat tradisional serta insektisida. Untuk mengetahui potensi dan karakter pembungaan dan pembuahannya, maka diperlukan informasi tentang waktu berbunga dan berbuah suku Annonaceae.  Sebanyak 40 jenis tanaman suku Annonaceae koleksi Kebun Raya Bogor telah diamati waktu berbunga dan berbuahnya selama tahun 2012-2014. Parameter yang diamati meliputi waktu berbunga dan berbuah, tipe pembungaan, pola pembungaan, pola pembuahan, kalender berbunga dan berbuah serta potensinya. Jumlah jenis yang berbunga dan berbuah setiap bulan mengalami fluktuasi, dimana jumlah jenis yang berbunga berkisar 29-35, sedangkan yang berbuah berkisar 21-28 jenis. Puncak pembungaan terjadi pada bulan Oktober-November, sebanyak 35 jenis berbunga. Puncak pembuahan terjadi pada bulan Desember, sebanyak 28 jenis berbuah. Tanaman yang berbunga melalui fase semi ada 16 jenis dan tanpa fase semi ada 24 jenis. Pola pembungaan ada yang 1 kali, 2 kali, 3 kali, 4 kali dan berbunga terus menerus. Pola pembuahan ada yang 2 kali, 3 kali, 4 kali, berbuah terus menerus dan tidak pernah berbuah. Terdapat 19 jenis yang berpotensi sebagai tanaman hias, 7 jenis untuk kosmetik dan parfum, 10 jenis untuk obat tradisional dan 1 jenis untuk insektisida.


Keywords


Annonacae; berbunga; berbuah; Kebun Raya Bogor; potensi

References


Baskorowati, L.; R. Umiyati; N. Kartikawati; A. Rimbawanto dan M. Susanto. 2008. . Pembungaan dan pembuahan Melaleuca cajuputi Subsp. Cajuputi Powell di Kebun Benih Bemai Paliyan Gunung Kidul, Yogyakarta. Jurnal pemuliaan Tanaman Hutan 2(2): 1-13.

Bele, M.Y.; D.A. Focho; E.A. Egbe and B.G. Chuyong. 2011. Etnobotanical of survey of the uses of Annonaceae around Mount Cameroon. African Journal of Plant Science 5(4): 237-247.

Burkill, I.H. 1966. A dictionary of the economic product of the Malay Peninsula. Agriculture Ministry of Co-operatives, Kuala Lumpur. Malaysia.

Bustamante, E. and A. Burquez. 2008. Effects of plant size and weather on the flowering phenology of the organ pipe cactus (Stenocereus thurberi). Annals of Botany 102: 1019–1030.

Couvreur,T.L.P.; P.J.M.Maas; S.Meike; D.M.Johnson and P.J.A.Kessler. 2012. Keys to the genera of Annoceae. Botanical Journal of the Linnean Society 169: 74–83.

Eleuterius,L.N. and D.Caldwell. 1984. Flowering phenology of Tidal Marsh Plants in Mississippi. CASTANEA 49(4): 172-179.

Endress, P.K. 2010. The evolution of floral biology in basal Angiosperms. Phil. Trans. R. Soc. B 365: 411–421.

Goodrich, K.R. 2012. Floral scent in Annonaceae. Botanical Journal of the Linnean Society 169: 262–279.

Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia. Terjemahan Badan Litbang Departemen Kehutanan. Jakarta.

Heywood. 1993. Flowering plants of the World. Oxford University Press. New York.

Inouye, D,W and F. Saavendra and W. Lee-Yang. 2003. Environmental influences on the phenology and abundance of flowering by Androsace septentrionalis (primulaceae). American Journal of Botany 90(6): 905–910.

Kameyama, Y. and G. Kudo. 2009. Flowering phenology influences seed production and outcrossing rate in populations of an alpine snowbed shrub, Phyllodoce aleutica: effects of pollinators and self-incompatibility. Annals of Botany 103: 1385–1394.

Kikuzawa, K. 1995. Leaf phenology as an optimal strategy for carbon gain in plants. Can. J. Bot. Vol. 73: 158-163.

Mols,J.B. and P.J.A.Kessler. 2004. Revision of the Genus Phaeanthus (Annonaceae). Blumea 45 (1).

Nurtjahjaningsih, G., P. Sulistyawati, A.Y.P.B.C. Widyatmoko dan A. Rimbawanto. 2012. Karakteristik pembungaan dan sistem perkawinan nyamplung (Calophyllum inophyllum) pada Hutan Tanaman di Watusipat, Gunung Kidul. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan 6(2): 65 – 80.

Opler, P.A., G.W. Frankie and H.G. Baker.1976. Rainfall as a factor in the release, timing, and synchronization of anthesis by tropical trees and shrubs. Journal of Biogeography 3: 231-236.

Sari, R; Ruspandi dan S.R. Ariati (eds.). 2010. An alphabetical list of plant species cultivated in the Bogor Botanic Gardens. Republic of Indonesia, Indonesian Institute of Sciences, Center for Plant Conservation-Bogor Botanic Gardens

.

Saunders, R.M.K. 2012. The diversity and evolution of polination systems. Botanical Journal of the Linnean Society 169: 222–244.

Sulistyawati, E.; N. Mashita; N.N. Setiawan; D.N. Choesin and P. Suryana. 2012. Flowering and fruiting phenology of tree species in Mount Papandayan Nature Reserve, West Java, Indonesia. Tropical Life Sciences Research 23(2): 81–95.

Turner, I.M. 2012. Annonaceae of Borneo : a review of the climbing species. Garden’s Bulletin Singapore 64 (2): 371-460.

Xu, F. and L.R.D.Craene. 2010. Floral ontogeny of Annonaceae: evidence for high variability in floral form. Annals of Botany 106: 591-605.




DOI: http://dx.doi.org/10.14203/bkr.v19i2.137

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Kebun Raya (The Botanic Gardens Bulletin)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexing Partners


    agora-journals.fao.org INTERNATIONAL INSTITUTE OF ORGANIZED RESEARCH (I2OR)ROAD DIRECTORYPKP INDEX
 
Jurnal Buletin Kebun Raya

Diterbitkan oleh (published by):
Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya (Center For Plant Conservation Botanic Gardens)
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (The Indonesian Institute of Sciences)
Alamat (address) : Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya-LIPI Jl. Ir. H. Juanda 13, Bogor 16003
Telepon (Phone) : (0251) 8322187
Email : buletin.pktkr.lipi@gmail.com
Website : http://krbogor.lipi.go.id

pISSN: 0125-961X

eISSN: 2460-1519